skip to content
Catercilku
Back

Makan Siang Bareng Mamah

Siang itu, aku tenggelam dalam kesibukan di kamar, entah menatap layar terlalu lama atau tenggelam dalam pikiranku sendiri. Sampai akhirnya terdengar suara yang selalu kurindukan: “Ayo makan dulu, udah siang.” Panggilan dari mamah yang hangat dan sederhana, tapi selalu berhasil membuatku berdiri dan keluar dari dunia kecilku.

Di lesehan depan tv yang memutar video YouTube Tanboy Kun yang sedang makan dengan lahap, tersaji hidangan yang mungkin terlihat biasa saja yaitu, ayam tepung yang digeprek dengan sambal pedas buatan mamah. Ayamnya beli dari tukang fried chicken di sebelah rumah, tapi sambalnya, khas racikan tangan beliau sendiri. Mungkin buat orang lain ini cuma ayam geprek biasa. Tapi buatku, itu makanan terbaik siang itu, terutama karena aku belum sarapan. Aku menyantapnya dengan lahap, sampai kepedesan, tapi bahagia.

Aku ingin momen seperti ini terus ada. Makan siang bareng mamah. Makan bersama keluarga. Hal-hal kecil yang ternyata sangat berarti. Hal-hal yang tak ingin aku lewatkan seiring waktu berjalan.

Semoga aku selalu punya waktu untuk pulang ke “meja makan itu”. Untuk duduk bersama. Untuk menyantap masakan mamah. Untukku tetap merasa utuh.

Jejak Pembaca

Bagaimana perasaanmu setelah membaca tulisan ini? Tinggalkan satu jejak di bawah.