Syair Si Manis Gula Jawa
Di ufuk waktu, senyummu merekah
Menyisip tenang dalam denyut senja
Warna kulitmu, bagai gula Jawa yang larut
Namun manismu bukan sekedar warna, ia pancaran alami jiwa
Matamu teduh seperti danau di hening pagi
Menatap dunia dengan lirih yang menawan
Gerakmu ringan seperti desir angin padi yang selalu teringat
Menggetarkan sunyi, mengusik diamku yang pelan
Aku tertegun dalam diam yang panjang
Menjadi saksi bagi senyummu yang menari
Tak terucap kagumku dalam terang
Tersimpan rapi di relung yang tak bertepi
Malam-malam dilewati bersama bayangmu
Mencatat rindu dalam sunyi tak terjamah kata
Dan kupanggil engkau dalam diam yang bermuara
Wahai si manis gula Jawa
Jejak Pembaca
Bagaimana perasaanmu setelah membaca tulisan ini? Tinggalkan satu jejak di bawah.