
Apakah kamu juga manusia yang kejam?: Review AoT Ep. 57
/ 3 min read
Updated:Table of Contents
Spoiler alert
Jika kamu mendapati tulisan ini tetapi belum pernah menonton AoT pada episode 57 ataupun belum pernah menonton AoT sama sekali. Aku sarankan untuk menontonnya terlebih dahulu, minimal episode 57, setelah itu silahkan kembali lagi kesini.
Ep. 57
Episode 57 adalah episode tentang terbongkarnya perkumpulan rahasia restorasi bangsa Eldia, yang semua anggota dari perkumpulan restorasi tersebut akan dihukum dengan dijadikan sebagai pure Titan dan makanan Titan karena telah dianggap sebagai musuh bagi bangsa Marley.
Salah seorang tentara Marleyan yang kejam terlihat sangat menikmati ketika orang-orang Eldia (yang dianggap sebagai bangsa Iblis) tersebut ketakutan, tersiksa dan mati terbunuh didepan matanya. Salah seorang Eldian dengan tatapan kosong bertanya kepada Marleyan yang kejam dan dingin tersebut, “Kenapa kau melakukan ini…?”.
“Kenapa?! Soalnya menarik, kan.” Jawab si Marleyan tersebut dengan tatapan kejam nan kosong ke arah layar yang sedang aku lihat, seolah-olah si Marleyan itu sedang bertanya tentang hal yang sama kepada para penonton yang matanya tengah fokus ke layar pada saat itu.
Sebagai penonton, disaat itu aku menganggap tentara Marleyan tersebut adalah seorang musuh yang nyata. Marleyan adalah bangsa yang sangat kejam dan iblis yang sebenarnya.
Mungkin, alasan si Marleyan kejam tersebut terlihat sangat menikmati semua itu, bisa jadi disebabkan oleh sifat dasar manusia yang telah rusak dan rasa kemanusiaan yang sudah lama mati, sehingga bisa menikmati rasa sakit yang terjadi pada orang yang telah kita anggap sebagai musuh dan ancaman.
Pendek cerita, hanya tersisa seorang Eldian yang akan dieksekusi pada saat itu, dia akan mati dengan menjadi santapan para Titan selanjutnya, dengan cara dijatuhkan dari atas tembok, yang dimana tembok itu dibangun pada zaman dahulu agar menjadi pembatas antara manusia dan para Titan liar dibawah.
Ketika si Eldian tersebut akan dijatuhkan dari atas tembok, alangkah mengejutkannya, seorang tentara Marleyan lain datang dan mendorong si Marleyan kejam yang tadi menjadi jatuh kebawah dan menyelamatkan si Eldian yang akan dieksekusi tadi. Dan ternyata si Marleyan penyelemat Eldian tersebut adalah sama-sama seorang dari bangsa Eldian juga, tetapi menyamar menjadi tentara Markeyantersebut tersiksa, berteriak kesakitan dan mati dikarenakan pada sebagai penonton pada saat itu?
Ya, aku tertawa dan puas.
Jika kamu, siapa saja ketika melihat scene tersebut mendapati reaksi yang sama denganku yaitu dengan tertawa dan dengan perasaan yang sangat puas. Aku hanya mau bilang,
Selamat, kita sama-sama manusia kejam.
Sadar atau tidak sadar, kita sama-sama menikmati teriakan rasa takut dan rasa sakit dari orang yang telah dianggap sebagai musuh dan ancaman bagi kita sebelumnya.
Pada dasarnya, kita tidak ada bedanya dengan Marleyan yang kejam dan iblis tersebut.
Bagaimana menurutmu?
Penutup
AoT memang pantas untuk disebut sebagai salah satu anime masterpiece, dikarenakan selain karakter, cerita dan detailnya, tetapi juga sarat akan makna dari setiap scene yang ditampilkannya.
Hikmah dari ceritanya silahkan dijawab oleh masing-masing.
Berhubung pada saat menulis ini waktu jam dinding sudah menunjukkan pukul 3 pagi, sampai bertemu di tulisan berikutnya.
Salam Pengembara ✋🏻
Jejak Pembaca
Bagaimana perasaanmu setelah membaca tulisan ini? Tinggalkan satu jejak di bawah.